🎙 KDS 7 👉 "Tolak ART Dengan Amerika Serikat" #kildatuchannel
1 hr 9 min video·id··9 views
Summary
Video ini membahas perjanjian dagang Agreement Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat, yang dinilai sangat tidak berimbang dan mengancam kedaulatan bangsa, serta menyoroti akar sejarah dan filosofi perbedaan antara bangsa Barat dan bangsa Selatan dalam memandang kekayaan alam dan hubungan antarnegara.
Key Points
- —Perjanjian dagang ART dinilai sangat tidak berimbang dan lebih banyak memuat muatan politik yang menyangkut kedaulatan bangsa, bukan sekadar perdagangan.
- —Prinsip dasar bangsa Barat dalam perdagangan adalah merkantilisme, di mana kekayaan bumi dianggap tetap sehingga mereka harus merebutnya dari bangsa lain, sebuah prinsip yang masih bertahan hingga kini.
- —Sejarah menunjukkan bahwa bangsa Barat selalu berupaya mengeksploitasi bangsa lain, dimulai dari era kolonisasi hingga perjanjian-perjanjian dagang modern yang menguntungkan mereka secara sepihak.
- —Bangsa Selatan, termasuk Indonesia, memiliki filosofi memandang bumi sebagai karunia Tuhan untuk kemaslahatan bersama, tidak agresif, dan tidak pernah menjajah bangsa lain.
- —Perjanjian Westphalia pada tahun 1648 menjadi titik balik yang menetapkan teritorial negara-negara Barat, namun berimplikasi negatif bagi bangsa Selatan karena memfasilitasi penguasaan wilayah.
- —Perjanjian ART memberatkan Indonesia dengan kewajiban mengimpor komoditas dari Amerika meskipun tidak dibutuhkan, bahkan harus membuka lapangan kerja di Amerika, serta memberikan perlakuan tarif impor nol persen tanpa pemeriksaan.
- —Kedaulatan bangsa Indonesia terancam oleh perjanjian-perjanjian yang ada, termasuk perjanjian kerja sama militer, yang menunjukkan adanya pengaruh asing yang kuat dalam kebijakan dalam negeri.
- —Generasi muda perlu memahami akar permasalahan dan kondisi riil bangsa Indonesia agar tidak terjajah secara epistemologis, di mana ukuran kebenaran, kebaikan, dan kelayakan ditentukan oleh pihak luar.
- —Indonesia memiliki kekayaan alam dan posisi geografis strategis yang merupakan posisi tawar (bargaining position) kuat untuk menolak perjanjian yang merugikan.
- —Pemerintah dan presiden Indonesia harus berani menolak perjanjian yang mengancam kedaulatan demi kemakmuran rakyat, sebagaimana ukuran keberanian sebuah rezim pemerintahan.
Copy All
Share Link
Share as image
Bookmark
More Resources
Get key points from any YouTube video in seconds
More Summaries

Bedah Buku The 7 Habits of Highly Effective People: #2 Begin with The End in Mind
20 min·id

CARA MEMBUAT DAFTAR AKUN MANUAL DI MYOB ACCOUNTING
21 min·id

4. Teknis Pengembangan Gerakan Pengawasan Partisipatif
5 min·id

WEBINAR : PENJAMINAN KUALITI PENTAKSIRAN BILIK DARJAH
2 hr 9 min·id

1. Teknis Pencegahan Pelanggaran
7 min·id